BREAKING NEWS

News

Misteri

Kesehatan

From our Blog

Tampilkan postingan dengan label fauna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fauna. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 November 2010

Mahluk Bumi Pertama yang ke Luar Angkasa


Pada 53 tahun yang lalu, Laika menjadi anjing sekaligus mahluk Bumi pertama yang dikirim ke luar angkasa pada 3 November 1957. Anjing ras campuran husky Siberia ini merupakan satu-satunya penumpang dalam pesawat antariksa Uni Soviet, Sputnik 2.

Sebelum ikut bertualang ke luar angkasa, Laika hidup di jalanan Moskow. Laman stasiun televisi History Channel melaporkan dia bertahan hidup selama beberapa hari dalam Sputnik 2 dengan bantuan sistem dukung hidup artifisial.

Kabel-kabel elektroda yang ditancapkan ke tubuh anjing betina ini memberikan informasi mengenai dampak perjalanan antariksa terhadap sistem biologis makhluk hidup. Laika mati saat baterai sistem penopang hidupnya habis.

Setelah itu, sepuluh anjing Rusia lain juga diluncurkan ke luar angkasa, lima di antaranya mati. Mereka merupakan bagian dari persiapan peluncuran manusia ke luar angkasa. Kisah tentang Laika ini dapat ditemukan dalam novel grafis karya Nick Abadzis.

Pada 12 April 1961, kosmonaut Rusia Yuri Gagarin merupakan manusia pertama yang pergi ke antariksa dengan pesawat Vostok 1. Gagarin satu kali mengorbiti bumi dan mendarat dengan selamat di tanah Uni Soviet.

http://dunia.vivanews.com/news/read/186478-mahluk-bumi-pertama-yang-ke-luar-angkasa

Kamis, 21 Oktober 2010

Piranha Pemangsa Buaya Ditemukan


Ikan itu berukuran besar. Giginya super tajam, jumlahnya ada 32. Panjang badannya 1,5 meter, beratnya sekitar 45 kilogram. Inilah piranha raksasa.

Ikan ini ditemukan oleh Jeremy Wade, pembawa acara River Monsters show yang juga seorang pemancing asal Inggris. Dia melakukan ekspedisi ke sungai di Kongo, Afrika.

Dengan gagah berani, Wade semoat berfoto dengan ikan ganas ini. Dia pegang badan ikan itu sambil mulutnya terbuka lebar memperlihatkan gigi-giginya yang runcing.

Ikan ini tigerfish raksasa ini dipercaya sebagai ikan air tawar yang lebih ganas dari piranha. Giginya seukuran dengan hiu putih. Dia juga dikenal kerap menyerang manusia bahkan memangsa buaya.

"Ikan ini punya gigitan yang sangat kuat dan bisa memangsa apa pun yang seukuran dirinya, menyerang manusia, dan mencabik-cabik buaya," kata Wade. "Ikan ini benar-benar berbahaya, kamu harus hati-hati, bila tidak dengan mudah kamu akan kehilangan jari, bahkan bisa lebih buruk lagi."

Wade membutuhkan waktu delapan hari untuk membawa ikan itu ke darat, tetapi kemudian melepaskannya lagi.

http://www.tempointeraktif.com/hg/sains/2010/10/21/brk,20101021-286166,id.html

Senin, 27 September 2010

Ikan Bergigi Manusia Tertangkap di AS



Seorang pemancing di Amerika Serikat terkejut bukan kepalang ketika ikan yang berhasil ditangkap itu, malah mengigitnya kencang. Dia tentu saja menjerit dan setelah diperiksa gigi ikan ini mirip gigit manusia.

Seperti dilansir web.orange.co.uk edisi 24 September 2010, Frank Yarborough sedang memancing di Danau Wylie, South Carolina. Belum lama melempar kail, seekor ikan mengigit umpan lalu tersangkut.

Frank girang bukan kepalang karena ikan yang terjerat itu sungguh besar. Warnanya gelap dan memiliki berat sekitar 5 kilogram dengan panjang hampir setengah meter. Yarborough menduga itu adalah ikan lele.

Dia pun memasukkan tangannya ke dalam air untuk mengambil ikan tadi. Tetapi, dia merasa kaget dan menjerit karena didigit kencang seperti digigit manusia. Setelah diperiksa ikan itu memang rada langka. Diamemiliki gigi seperti gigi seri, geraham, dan taring seperti yang dimiliki manusia. Tidak seperti ikan di danau itu pada umumnya.

Ikan langka itu ditangkap dan dibawa pulang. Yarborough belum terpikir untuk menggorengnya. Hingga kini masih tersimpan di dalam lemari es.

Para ahli biologi percaya ikan itu mungkin dibesarkan dalam sebuah kolam yang eksotis. Robert Stroud, seorang ahli biologi perikanan air tawar Departemen Sumber Daya Alam di Carolina Selatan, telah mengkonfirmasi adanya sampel ikan itu. Sampel ikan itu telah dikirim untuk menentukan apa jenis spesies ikan misterius itu.

Stroud mengatakan kepada WBTV: "Mungkin ikan ini satu spesies dengan bawal, yang diduga berasal dari lembah Sungai Amazon Amerika Selatan. Jenis ikan ini cukup umum dalam lingkungan ikan hias."

Bawal ini masih saudara dekat dengan ikan ganas di Sungai Amazon, Piranha. Piranha merupakan spesies ikan air hangat dan bukan asli Danau Wylie.

http://dunia.vivanews.com/news/read/179728-ikan-bergigi-manusia-tertangkap-di-as

Selasa, 30 Maret 2010

Kalajengking Paling Beracun di Dunia

Berhati-hatilah setelah hujan usai, bukan hujannya yang berbahaya, tetapi hewan yang biasa muncul setelah hujan usai ini sangatlah berbahaya. Bahkan bisa menyebabkan kematian, bersyukur untuk di negeri kita jenis yang menyebabkan kematian tidak ditemukan meskipun juga masih tergolong berbahaya. Bukan ular, Lalu apa?

Inilah dia Kalajengking, atau yang dikenal scorpion bagi warga di Inggris dan Amerika Serikat.

1. Death stalker, Leiurus quinquestriatus
Type: Terrestrial, Opportunistic Burrower
Origin: Timur Tengah dan Afrika Utara
Size: 10-13 cm
Temperamen: agresive

Deathstalker dikenal sebagai spesies yang memiliki racun paling mematikan racunnya adalah campuran dari berbagai racun neurotoxin yang sangat kuat (tidak tahu dah neurotoxin apaan tapi sepertinya bahaya) yang dapat menyebabkan rasa sakit yang sangat tidak tertahankan, kemudian demam, diikuti dengan koma, kejang-kejang, kelumpuhan dan kematian. Untungnya, untuk manusia dewasa yang sehat, walaupun menyakitkan, tapi tidak dapat membunuh. Anak kecil, orang tua dan individu yang lemah (misalnya jantung lemah)berada pada kelompok beresiko tinggi akan kematian bila tersengat kalajengking ini.

2. Arabian Fat-tailed scorpion, Androctonus crassicauda
Type: Terrestrial dessert
Origin: Timur Tengah dan Afrika Utara
Size: sekitar 10 cm
Temperamen: kaga terlalu agresive

Fat-tailed scorpion atau Androctonus merupakan salah satu spesies kalajengking paling beracun di dunia. Namanya aja "Androctonus" yang berarti man-killer. Diantara seluruh spesies Androctonus mungkin yang paling bahaya adalah Arabian Fat-tailed Scorpion ini, racun yg dia miliki bisa menyaingi racun Deathstalker. racun yang spesies ini miliki juga terdiri dari neurotoxin. Spesies ini bertanggung jwb atas kematian beberapa orang tiap tahunnya. Saat ini masih menjadi perdebatan siapakah kalajengking paling mematikan, apakah Deathstalker atau Arabian Fat-tailed

3. Yellow Fat-tailed scorpion, Androctonus australis
Type: Terrestrial
Origin: Timur Tengah, Afrika Utara, India
Size: lebih dari 9 cm
Temperamen: kadang agresive kadang calm

Sesuai dengan jenisnya yaitu jenis "Androctonus", yellow fat-tailed merupakan jenis yg sangat mematikan, walaupun racun nya tidak sekuat Deathstalker ataupun Arabian fat-tailed, racun yellow fat-tailed bisa membunuh seseorang dalam waktu 2 jam apabila tidak segera diberi serumnya (tidak berpengaruh thdp orang dewasa yg sehat). mendapatkan serumnya juga tidak gampang, bahkan di AS saja dalam mendapatkan serumnya sangat sulit

4. Black Spitting Thicktail Scorpion, Parabuthus transvaalicus
Type: Opportunistic Burrower
Origin: Afrika
Size: sekitar 12 cm
Temperamen: cukup agresive

Mereka bisa menyemburkan racun mereka seperti halnya kobra. racun yg mereka semburkan dapat sampai berjarak 1 meter, dan apabila terkena mata dapat menyebabkan rasa yg sangat perih dan kebutaan sementara, namun kebutaan ini bisa jadi permanen jika racun tidak segera dibersihkan, kemampuannya inilah yang membuat ia dianggap sbg spesies yg cukup berbahaya, namun kadar racunnya tidak tergolong mematikan. walapun begitu racun yg dimiliki jenis ini berbahaya untuk anak2 dan orang yg alergi terhadap racun ini.

5. Striped bark scorpion, Centruroides vittatus
Type: Opportunistic Burrower
Origin: Amerika Utara
Size: 5-7 cm
Temperamen: tidak agresive

seperti banyak kalajengking lainnya, jenis ini juga gampang ditemukan disekitar habitatnya. namun karena kedekatan nya dgn manusia, jenis ini (walaupun tidak agresive) cukup sering merugikan manusia. sengatannya sangatlah menyakitkan. untuk beberapa orang dapat terjadi selama 15-20 menit dan tidak jarang sampai hingga 2-3 hari. namun jenis ini jarang sekali hingga menyebabkan kematian, beberapa laporan menyebutkan bahwa jenis ini bertanggung jawab atas kematian beberapa orang namun itu semua masih menjadi perdebatan.

6. Asian Forest Scorpion, Heterometrus longimanus
Type: Terrestrial
Origin: Asia bagian selatan termasuk Indonesia
Size: 10-12 cm
Temperamen: sangat agresive

Ia sangatlah mirip dengan emperor scorpion, namun sifatnya sangat berbeda. Asian forest merupakan jenis yg sangat agresive dan cukup bersifat defensive sehingga sering merasa terancam sehingga sering terlihat berada dalam posisi siap menyerang. berbeda dgn jenis2 kalajengking di atas, bila terancam Asian forest jarang menyengat menggunakan ekornya, mereka lebih sering menyerang dgn menggunakan capitnya yg cukup besar untuk membuat kita berdarah racun yg dimiliki oleh Asian forest tidak mematikan (dikatakan hanya sekuat sengatan tawon) mungkin karena itu ia lebih mengandalkan capitnya yang kuat.

http://www.ngobrolaja.com

Sabtu, 27 Maret 2010

Makhluk Paling Mematikan di Muka Bumi

BOX JELLYFISH

Urutan teratas dalam kategori hewan yang paling beracun jatuh pada Box Jellyfish. makhluk ini telah menyebabkan setidaknya 5.567 kematian sejak tahun 1954. Racun yang mreka miliki menyerang jantung, sistem saraf, dan sel-sel kulit. Dan bagian terburuk dari itu adalah bahwa racun Box Jellyfish ini sangat kuat sehingga terasa begitu menyakitkan. Biasanya korban dari racunnya bisa langsung dalam keadaan shock, tenggelam atau mati karena gagal jantung bahkan sebelum mencapai pantai.

Anda hampir tidak mempunyai kesempatan untuk selamat dari sengatannya, kecuali jika segera diobati. Setelah sengatan, beri cuka selama minimal 30 detik. Cuka memiliki asam asetat, yang menonaktifkan racun Box Jellyfish yang belum menyebar ke dalam aliran darah (walaupun tidak akan mengurangi rasa sakit). Mengenakan stoking sambil berenang juga merupakan tindakan pencegahan yang baik karena dapat mencegah makhluk ini untuk membahayakan kaki Anda.

Box Jellyfish dapat ditemukan di perairan sekitar Asia dan Australia.

THE KING COBRA

The King Cobra (Ophiophagus Hannah) adalah makhluk terpanjang di dunia ular berbisa - tumbuh dewasa menjadi 5,6 m (18.5 ft) panjangnya. Ophiophagus, secara harfiah berarti pemakan ular lain. Satu gigitan ular yang mematikan ini dapat dengan mudah membunuh manusia. Ular ini bahkan mampu membunuh Gajah Asia dewasa dalam waktu 3 jam.

Racun King Cobra tidak begitu beracun seperti ular berbisa lainnya, tapi King Cobra mampu menyuntikkan racun 5 kali lebih banyak dan dapat menyebabkan angka kematian hingga 5 kali lebih cepat daripada Black Mamba. Daerah 'kekuasaan'nya cukup luas, mulai di Selatan dan Asia Tenggara, hidup di hutan dataran tinggi yang lebat.

MARBLED CONE SNAIL

Hewan kecil ini memang keliatan indah, namun hewan yg bernama Marbled Cone Snail ni dapat mematikan seperti hewan lain dalam daftar ini. Satu tetes dari racunnya begitu kuat sehingga dapat membunuh lebih dari 20 manusia. Jika Anda pernah terjadi berada di lingkungan air garam hangat (di mana bekicot ini sering ditemukan) dan melihatnya, jangan pernah berpikir untuk memungutnya.

Racun bekicot ini bisa mengakibatkan rasa sakit, bengkak, mati rasa dan kesemutan. Yang lebih parah lagi bisa mengakibatkan kelumpuhan otot, perubahan pandangan dan kegagalan bernapas. Belum ada antivenom (obat penawar) dari racun ini. Namun, hanya tercatat sekitar 30 kematian manusia yang disebabkan oleh bekicot ini.

THE BLUE-RINGED OCTOPUS

The Blue-Ringed Octopus berukuran sangat kecil, hanya seukuran bola golf. Tetapi racunnya sangat kuat sehingga bisa membunuh manusia. Makhluk ini membawa racun yang cukup untuk membunuh 26 orang dewasa manusia dalam beberapa menit, dan tidak ada obat penawarnya. Mereka saat ini diakui sebagai salah satu dunia hewan paling berbisa.

Rasa sakit gigitan mungkin tampak tidak berbahaya, tetapi yang mematikan jika neurotoxins dari racunnya sudah bekerja, maka mengakibatkan kelemahan otot, kesemutan, diikuti oleh penghentian bernapas dan akhirnya mati.

Mereka dapat ditemukan di kolam air pasang di Samudera Pasifik, dari Jepang ke Australia.

DEATH STALKER SCORPION

Banyak yang percaya bahwa sebagian besar kalajengking relatif tidak berbahaya bagi manusia, hanya sebagai sengatan menghasilkan efek lokal (nyeri, kesemutan atau pembengkakan). Namun, Death Stalker Scorpion adalah spesies yang sangat berbahaya karena racunnya terdiri dari campuran zat yang sangat kuat yang menyebabkan neurotoxins menyebar dan menyebabkan sakit yang tak tertahankan, lalu demam, diikuti dengan koma, kejang-kejang, kelumpuhan dan kematian. Untungnya, sementara ini sengatan kalajengking ini tidak bisa membunuh manusia dewasa yang sehat, walaupun sengatannya sangat menyakitkan. Anak-anak, orang tua, atau orang lemah (terutama dengan penyakit jantung), berada pada risiko terbesar.
Death Stalker Scorpion tersebar di Afrika Utara dan Timur Tengah.

STONEFISH

Stonefish mungkin pantas mendapatkan hadiah tertinggi untuk kategori Ikan yg paling beracun di dunia. Racunnya menyebabkan suatu rasa sakit yang sangat parah, sampai2 korban yg terkena sengatan ingin anggota tubuh yang terkena segera diamputasi. Ini digambarkan sebagai rasa nyeri terburuk yang pernah dikenal manusia. Hal ini disertai dengan kemungkinan sengatan listrik, kelumpuhan, dan kematian jaringan. Jika tidak diberikan perawatan medis dalam beberapa jam, ini dapat berakibat fatal bagi manusia.

Tubuh Stonefish yg dilengkapi duri beracun tampak mengerikan dan sepertinya dirancang untuk menyakiti predator.

Stonefish kebanyakan tinggal di daerah tropis di Capricorn, sering ditemukan di perairan dangkal laut tropis di Pasifik dan Hindia, mulai dari Laut Merah ke Perairan Queensland.

THE BRAZILIAN WANDERING SPIDER

The Brazilian Wandering Spider (Phoneutria) atau laba-laba pisang muncul dalam Guinness Book of World Records 2007 untuk laba-laba yang paling berbisa dan laba-laba yang paling bertanggung jawab atas kematian manusia.

Laba-laba ini diyakini memiliki neurotoxic paling ampuh daripada racun laba-laba manapun. Hanya 0.006mg (0.00000021oz) racun, cukup untuk membunuh seekor tikus yg besar. Mereka juga sangat berbahaya karena sifat pengembaraan mereka. Mereka sering bersembunyi pada siang hari di daerah-daerah padat penduduk di dalam rumah, pakaian, sepatu bot, dan mobil.

Yang berbisa menggigit tidak hanya menyebabkan rasa sakit yang hebat, racun laba-laba ini juga dapat menyebabkan Priapisme - ereksi berlangsung selama berjam-jam yang mengarah ke impotensi.

INLAND TAIPAN

Hadiah untuk Ular yg paling Beracun di Dunia jatuh pada ular Taipan dari pedalaman Australia. Hanya satu gigitan dari ular ini mengandung racun yang cukup untuk membunuh 100 manusia dewasa atau setara 250.000 tikus. Racun tsb setidaknya 200-400 kali lebih beracun dari ular kobra. Racun neurotoxic dari Taipan dapat membunuh seorang manusia dewasa hanya dalam 45 menit. Untungnya ular ini sangat pemalu dan tidak ada korban jiwa manusia didokumentasikan (semua yang terkena gigitan diobati dengan antivenin).

POISON DART FROG

Jika Anda pernah berjalan di hutan saat hujan (di suatu tempat di Amerika Tengah atau Amerika Selatan), jangan pernah mencoba mengambil katak yang tubuhnya berwarna-warni, karena bisa jadi itu Poison Dart Frog. Katak ini mungkin adalah katak paling beracun di dunia.Dengan panjang 2 inci (5cm) katak ini memiliki cukup racun untuk membunuh 10 orang dewasa atau 20.000 tikus. Hanya 2 mikrogram racun yang mematikan ini saja (jumlah yang sesuai di ujung peniti) mampu membunuh manusia atau mamalia besar lainnya. Mereka disebut Poison Dart Frog (Katak Panah Beracun) karena suku pribumi Indian menggunakan racun katak ini untuk meracuni ujung anak panah mereka. Racun katak ini menyelimuti kulit mereka, menyebabkan rasa sakit dan dapat membunuh siapa pun yang menyentuh atau memakannya.

PUFFER FISH

Puffer Fish adalah vetebrata kedua yang paling beracun di bumi (yang pertama adalah Poison Dart Frog). Banyak daging dari beberapa spesies Puffer yg menjadi hidangan lezat di Jepang (seperti Fugu) dan Korea (seperti bok-eh), tapi masalahnya spesies yg satu ini kulit dan organ-organnya sangat beracun bagi manusia.

Ikan kembung ini menyebabkan keracunan dan kematian yang cepat. Racunnya menyebabkan kelumpuhan pada lidah dan bibir, pusing, muntah, detak jantung cepat, kesulitan bernapas, dan kelumpuhan otot. Korban meninggal karena mati lemas karena otot diafragmanya lumpuh. Sebagian besar korban meninggal setelah 4 hingga 24 jam. masih belum ada obat penawar. Kematian biasanya terjadi ketika orang-orang yang tidak terlatih menangkap dan menyiapkan ikan untuk masakan Fugu.

Statistik menunjukkan bahwa terdapat 20-44% insiden keracunan Fugu per tahun antara tahun 1996 dan 2006 di seluruh Jepang dan hingga enam% insiden per tahun menyebabkan kematian. Sejak Fugus racun dapat menyebabkan kematian, hanya koki yang berlisensi yang diperbolehkan untuk mempersiapkan itu.

http://www.ngobrolaja.com

Kamis, 18 Maret 2010

Hewan Unik dan Lucu yang Mematikan

Mungkin selama ini yang kita pikirin berbagai hewan pembunuh seperti phyton, macan, singa, buaya, dll merupakan hal biasa. Tapi bagaimana kalo ngeliat binatang-binatang aneh di bawah ini yang lebih dahsyat dengan cara membunuh 100% ampuh dan cepat, yang membuat bingung banyak ilmuwan serta peneliti.

1. The Cone Snail

The Cone Snail
Bentuknya memang indah dan sepintas sangat tidak berbahaya. Tapi jangan salah dulu, dengan racun dari sengatnya (ujung pangkal mulutnya yang tajam) yang bisa ditembakan seperti panah, bisa membunuh mangsa atau musuhnya hanya dalam waktu 4 menit.

Saking hebatnya, tembakan panahnya bisa menembus baju selam yang tebal sekalipun.

Syaraf-syaraf akan menjadi malfungsi, korban akan jatuh kedalam keadaan “beku” dimana tak ada otot yang bisa di gerakan.

Saking dashyat nya, racun binatang ini di kembangkan oleh CIA untuk senjata pelumpuh.

2. Poison Arrow Frog

Poison Arrow Frog
Mereka adalah satu-satunya hewan yang dikenal bisa membunuh manusia hanya dengan “SENTUHAN”. Racunnya terletak bukan di taring atau lidahnya tetapi di kelenjar kulitnya. Kodok cantik ini bisa melompat sejauh 2 meter tingginya.

3. The Lazy Clown

The Lazy Clown
Hidup di hutan amazon, di selatan Brazil. Anggota serangga “LONOMIA” nama aslinya Taturana Tatarana.

Binatang ini sejenis ulat pohon yang biasa kita liat, tetapi yang berbeda dari ulat pohon kebanyakan. Duri2nya yang berjumlah ratusan tersebut menyimpan racun yang mematikan dan sudah memakan belasan korban tiap tahunnya. Racunnya adalah ANTICOAGULANT, paling extreme yang pernah ada. ANTICOAGULANT bisa memecah belah dan menghancurkan susunan sel darah.

Satu hal yang mengerikan tentang binatang ini, kita tidak tahu secara pasti di mana dia merambat.

4. Beaked Sea Snake

Beaked Sea Snake
Kalau anda pergi liburan ke kepulauan india dan asia, pantai-pantai daerah India atau di sekitar Teluk Persia, jangan heran kalau melihat binatang sejenis ular bisa berada di dalam laut lepas. Lebih bijaksana kalau anda menghindar dari binatang ini.

Nama ilmiahnya Enhydrina Schistosa.Racun binatang ini terkenal akan kesadisannya. Seberapa sadis? Hanya dengan 1.5 Milligram sudah lebih dari cukup untuk membunuh mangsannya.

Orang2 Singapore dan Hongkong sering menjadikan ular ini sebagai lauk makan malam.

5. Stone Fish

Stone Fish
Binatang ini tidak seperti monster-monster kebanyakan yang suka bersembunyi, bersiap-bersiap saat mangsa mendekat dan menyergapnya. Cukup diam dia sudah bisa membunuh mangsa2 nya.

Duri2 yang terletak di hampir semua bagian binatang ini bagaikan parade jarum racun HYPODERMIC. Setiap duri cukup untuk membunuh para penyelam dalam hitungan menit.

Yang mengerikan bukanlah kematiannya, melainkan detik-detik menjelang kematian. Karena dikatakan racun dari ikan ini sangat menyiksa, hingga sang korban lebih baik mengamputasi bagian tubuh yang terkena racun daripada hidup sedetik dengan racun itu.

Jumat, 05 Maret 2010

Ikan Tropis yang Bisa Hidup Berbulan-bulan Tanpa Air

PENELITIAN ilmuwan AS mengungkapkan, ikan tropis yang hidup di rawa-rawa ternyata bisa bertahan hidup berbulan-bulan tanpa air. Salah satu jenis ikan tersebut adalah mangrove rivulus (Rivulus marmoratus) yang hidup di rawa-rawa berbakau sepanjang Benua Amerika.


Begitu musim paceklik tiba dan air menyusut, tak jarang ikan yang hanya dapat tumbuh hingga ukuran 7,5 centimeter ini terjebak di rongga batang pohon yang dibuat serangga, tempurung kelapa, bahkan kaleng bekas. Mereka hidup bergerombol dalam lubang tanah dan bernapas menggunakan kulitnya daripada insangnya.

Berbeda dengan sebagian besar ikan yang bernapas dengan insang, mangrove rivulus bernapas dengan kulit. Ketika habitat mulai mengering, mereka bersembunyi dalam lubang-lubang tanah, bahkan tempurung kelapa atau kaleng minuman. Dalam persembunyian, ikan-ikan tersebut bernapas dengan kulit dan mampu hidup berbulan-bulan tanpa air. Setelah hujan tiba dan air kembali menggenangi habitat, mereka keluar dari persembunyian dan hidup layaknya ikan biasa.

Scott Taylor, seorang peneliti dari Program Tanah Lingkungan Terancam Daerah Brevard di Florida, AS, tanpa sengaja mengetahuinya saat melakukan penelitian di Belize, Amerika Tengah. Jenis ikan tropis tersebut sebenarnya juga dapat ditemukan di Brasil maupun AS.

“Kami membongkar sebuah batang pohon dan ikan tersebut muncul tiba-tiba,” ujar Taylor. Kemudian hasil pengujian yang dilakukannya di laboratorium memperlihatkan ikan tersebut bertahan hingga lebih dari 66 hari tanpa air dan makanan. Yang mengejutkan, sistem metabolisme tubuhnya tetap berfungsi normal.

Sejumlah jenis ikan diketahui memiliki kemampuan bertahan hidup tanpa air dan makanan namun belum ada yang selama ini. Coba lihat, ikan lele yang dapat merangkak di darat sampai berjam-jam. Ikan paru-paru di Australia, Afrika, dan Amerika Selatan juga dapat hidup tanpa air namun hanya pada periode dormansi (puasa di musim panas).

Kemampuan ikan ini mungkin memberi petunjuk bagaimana hewan air mulai berkembang di darat. Patricia Wright, seorang biolog dari Universitas Guelph, Kanada, mengatakan habitat ikan tersebut mirip dengan kondisi lingkungan jutaan tahun lalu saat hewan mulai melakukan migrasi dari air ke darat.

Tidak hanya tahan tanpa air, ikan mangrove rivulus juga memiliki kondisi seksual yang ganjil. Setiap ikan memiliki testis dan ovarium alias partenogenesis sehingga dapat melakukan kimpoi (koq jadi kimpoi sih ) mandiri dengan membuahi sel telurnya sendiri di dalam tubuh. “Ia mungkin ikan paling mantap, tidak hanya memiliki seks yang ganjil tapi juga tidak memiliki kehidupan standar seperti ikan lainnya,” ujar Taylor.

http://kmbusu.forumotion.com
 
Copyright © 2013 Serba Serbi Dunia
Share on Blogger Template Free Download. Powered byBlogger